Tanyakan kepada sepuluh orang tentang iklan, semua akan menjawab bahwa iklan sama artinya berjualan produk. Iklan, dalam “prasangka” itu, bagaikan pengasong yang saling berlomba menawarkan dagangannya di depan hidung konsumen. Makin atraktif caranya menjajakan, makin berhasil ia menggerakkan konsumen untuk membeli barang yang dijual.
Pepatah “Kejarlah Ilmu Sampai ke Negeri China” nampaknya tidak berlaku di dunia periklanan. Pada penyelenggarakan Asia Pacific Advertising Festival (selanjutnya disingkat AdFest) ke-7, yang berlangsung 18-20 Maret 2004, Thailand semakin mengukuhkan diri sebagai negara di kawasan Asia Pasifik yang paling layak menjadi salah satu episentrum perkembangan kreativitas periklanan dunia.