Satucitra, Satu Citra, SatuCitra?

“Apa arti sebuah nama?” tanya William Shakespeare.

Dari perspektif komunikasi pemasaran, Shakespeare keliru. Nama — secara teknis disebut brand atau merek — adalah aset penting buat memasuki pasar yang kian lama kian ramai dan riuh.

Sebelas tahun lampau, pada ulang tahun ke-15, Cipta Citra (populer dengan akronim CC) resmi berganti nama menjadi Satucitra.

Tidak ada pertimbangan “religius” apalagi “gaib” di balik itu. Pergantian nama dilakukan semata karena nama lama bermasalah: sulit diingat dan diucapkan dengan benar. Banyak orang, termasuk klien-klien kami, bukan saja kerap terpeleset melafalkan atau menuliskan nama lama itu, tetapi bahkan juga sulit membuat diferensiasi dengan ribuan perusahaan lain yang mengunakan kata “cipta” atau “citra.”

Satucitra hanya merek usaha kami, karena nama perusahaannya tidak berubah, tetap PT Cipta Citra Senindo. Tentu, secara legal merek Satucitra didaftarkan sebagai milik kami ke Direktorat Hak Kekayaan Intelektual Depkumham. Karena itu idnic, yang mengelola pemakaian domain .id di internet, misalnya, mengizinkan kami menggunakan satucitra.co.id.

Tapi justru itulah soalnya. Setelah sebelas tahun, Satucitra oleh banyak orang masih saja dianggap nama, bukan merek. Padahal logo kami sudah dibuat benar-benar seperti merek di botol kecap. Akibatnya, dengan baik hati mereka mengoreksi kesalahan (bahasa) penulisan Satucitra menjadi Satu Citra, atau SatuCitra.

Betul, “satu” dan “citra” adalah dua kata benda, dan penulisan kata benda mesti dipisah dengan kata lain yang mendahuluinya. Jadi penulisan yang benar memang “satu citra”. Namun, sebagai merek, Satucitra terbebas dari aturan tersebut.

Merek bisa dibilang frasa baru, yang berfungsi sebagai identitas komersial, dan karena itu bisa dibuat sekehendak pemiliknya. Ia bisa berupa singkatan, kata atau istilah baru, modifikasi kata, kata bentukan baru, gabungan dua atau beberapa kata, dan lain sebagainya.

Satu-satunya aturan yang berlaku dalam penyebutan atau penulisan merek adalah: ikuti saja apa yang dikehendaki pemilik merek. Kalau pun salah, dia yang “dosa”, bukan kita. :)

Jadi, pembaca terhormat, penulisan merek usaha kami yang benar ialah Satucitra. Bukan Satu Citra, atau SatuCitra.

Foto © ditemukan dari Google

Ada
Fatal error: Call to undefined function post_comment_count() in /home/satucc/public_html/wp-content/themes/shaken-grid-premium/comments.php on line 30